Satu manusia biasa menjadi jodoh takdir tiga alpha di Akademi Shifter
Ivy, Ronan, Leon, dan Talon di tengah takdir
Ivy adalah satu manusia biasa di Akademi Shifter, tempat yang dipenuhi oleh shifter. Dia ditetapkan sebagai jodoh takdir Ronan, Leon, dan Talon, tiga alpha yang dianggap paling berkuasa. Keadaan itu langsung menempatkan satu orang di hadapan tiga pihak yang masing-masing menuntut posisi penting dalam hidupnya.
Tawa telapak tangan sebagai awalan cintaku
Ivy menampar ketiga alpha sebagai reaksi terhadap pernyataan jodoh takdir. Untuk Ronan, Leon, dan Talon, tindakan itu bukan berarti penolakan, melainkan dimulainya rasa cinta. Reaksi yang biasanya diharapkan sebagai penolakan justru menjadi titik awal hubungan yang tidak konvensional.
Tegangan antara satu manusia dan tiga alpha dominan
Dinamika ini menciptakan ketidakseimbangan kuat di antara satu orang yang tidak memiliki status shifter dan tiga alpha yang menguasai struktur kekuasaan akademi. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana seseorang tanpa kemampuan shifter mempertahankan otonomi saat dihadapkan pada tiga pasangan yang terbiasa mengontrol segala sesuatu.